🏆 Puisi Buat Orang Meninggal
PuisiUntuk Orang Yang Telah Meninggal. Teruntuk sang surya yang akan tergelincir, do'a dan harapan kembali mengalir, dari putih dan pucatnya bibir, seorang anak yang berjalan dengan getir. Seperti puisi ayah yang sudah meninggal artinya puisi sedih menceritakan seorang ayang yang telah pergi, dan puisi tentang orang tua dan lain sebagainya.
PuisiKatolik Saturday, June 7, 2014. In The Beginning. Allahku berjuang sampai mati untuk menyelamatkan hidupku Allah tidak egois, pesimis apalagi apatis Akan ada masanya dimana orang muda menyadari Bahwa hidup untuk diri sendiri dan dunia adalah kesia-siaan
Cerpan saya ini berbicara kematian secara umum. Setiap orang yang membaca judul cerita ini, pasti dia merasa sebagai 'subjek kematian' itu. Coba Anda baca kembali judulnya, Puisi Kematianku," jelas saya sambil meminta semua teman untuk mengulangi menyebutkan judul tersebut. Rupanya tawaran saya sangat "meneror" pikiran para teman diskusi.
GambarKata Doa Untuk Kedua Orang Tua 25 Puisi Ibu Menyentuh Hati Sebagai Ungkapan Sayang Sedih Dp Bbm Doa Untuk Orang Tua D Islamic Quotes Kata Kata Bijak . Teman ternyata kau tlah sampai Sehingga air mata mengalir derai Padahal banyak kenangan yang ingin kuurai Bersamamu sembari menikmati pantai. Puisi untuk ayah yang telah meninggal. Untuk
SisipkanWaktumu buat Orang yang Kamu Cintai. 5 Agustus 2022 23:21 Diperbarui: 5 Agustus 2022 23:22 0 0 0. +. Lihat foto. Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com. BERILAH UCAPAN TERIMAKASIH KEPADA SIAPA YANG LAYAK MENERIMANYA. JANGAN LEKAS MENILAI SESEORANG DARI PANDANGANMU SAJA. KARENA TIDAK SEMUA YANG ENGKAU LIHAT SEPERTI YANG ENGKAU PIKIR.
Padahari ini ibadat di makam khusus untuk mendoakan mereka yang sudah meninggal supaya bahagia di surga. Orang Katholik juga percaya bahwa ada orang yang masih perlu didoakan supaya arwah orang meninggal bahagia di surga. Puisi Merindukan Ibu Yang Sudah Meninggal Iman Puisi Jalani Hidup Mereka yang sudah meninggal tidak bisa lagi berdoa untuk dirinya
Salahsatu cara untuk memberikan kesadaran terhadap bahaya corona adalah dengan karya misalnya puisi. Kumpulan Cerita Horor Nyata yang Akan Membuatmu Merinding. عبد الله بن أبي قحافة. Terutama saat harus terpisah dari orang yang kita sayangi apakah itu orang tua saudara kerabat sahabat kekasih teman sekolah maupun rekan kerja.
Divideo ini saya berbagi puisi untuk orang tua kita yakni puisi untuk orang tua yang sedih sepanjang masa terbaru, atau pun ungkapan perasaan kita kepada or
Daripagi saya, kok, belum mendengar pengumuman orang meninggal." Dulu sekali, ia beberapa kali diundang ke kegiatan sastra di sejumlah daerah, untuk menjadi pembicara, membaca puisi, atau sekadar hadir. Dari situlah ia kenal dengan banyak penyair dan seniman serta dapat membukukan puisi-puisinya dalam tiga atau empat kumpulan puisi yang
. Kumpulan puisi paling sedih untuk Ibu yang telah tiada meninggal . Setelah berbagai tema puisi buat ibu tercinta, maka kali ini adalah cerita sedih tentang ibu, sebagaimana kata sedih adalah perasaan emosi yang ditandai dengan ketidak beruntungan yang biasanya terjadi karena kesedihan karena kehilangan yang akan diulas pada puisi puisi sedih tentang ibu yang diterbitkan puisi dan kata bijak adalah kata kata untuk ibu yang sudah meninggal dunia dalam bentuk puisi tentang kesedihan karena kehilangan ibu atau puisi sedih untuk ibu, dalam hal ini ibu yang telah tiada atau karena sudah tiada lagi dunia seorang ibu adalah hal yang paling sedih dan sangat menyedihkan karena seorang ibu adalah figur yang sangat memperhatikan perhatian ayah juga selalu tercurah kepada anak-anaknya, akan tetapi perhatian seorang Ibu berbeda dengan perhatian ayah, entah perbedaanya dapat kita rasakan sendiri dalam kehidupan kita bahwa kasih sayang Ibu sungguhlah kasih sayang yang tiada kita semua sepakat bahwa kehilangan seorang ibu adalah hal yang paling sedih dan menyakitkan dirasakan seorang kehilangan sosok yang selalu memperhatikan, merawat sedari kecil hingga merasa mampu melindungi dan sebenarnya justru kitalah yang masih berada dalam lindungannya. Mungkin hanyalah anak durhaka yang tidak sedih ketika kehilangan kesedihan-kesedihan karena kehilangan sosok seorang ibu, tergambar dalam bait kumpulan puisi sedih untuk ibu yang diterbit blog puisi dan kata bijak di kesempatan adapaun masing masing judul puisi sedih, dengan tema kumpulan puisi paling sedih untuk ibu yang telah tiada diterbitkan diantaranyaPuisi IbuPuisi sajak sajak kambojaPuisi tuah pusakaPuisi untuk ibu tercinta yang telah tiadaEmpat puisi sedih yang menceritakan tentang ibu, yang mengambarkan betapa sedihnya ditinggalkan Ibu yang sangat memperhatikan dan sangat di cintai dalam Puisi Paling Sedih Untuk Ibu yang Telah Tiada meninggal Puisi sedih untuk ibu adalah kata kata sedih yang tercipta karena mengalami kehilangan sosok seorang yang paling dicintai, dalam hal ini kehilangan ibu yang telah agaimana cerita sedih dan cerita puisi tentang ibu dalam bait bait puisi sedih dipublikasikan untuk lebih jelasnya disimak saja puisi panjang untuk ibu berikut IBUOleh Indah Cahaya Kirana LarasatiLaksana petir menyambar tubuhkuTatkala aku mendengar kepergianmuLemas lunglai tak berdaya tubuhkuJeritan tangisan pun tertuah dengan mengalirnya air matakuMasih terngiang tatkala suaramu bertanya siapaMasih terbayang matamu saat menatapku lagi sakit tak berdayaMasih terdengar tanyamu saat bertanya aku kenapaSemua itu takkan pernah terlupa sepanjang masaKini dirimu sudah pergi menghadap sang IllahiKini dirimu sudah tak ada lagi disisiku mendampingiKini sudah tak ada lagi dirimu disaat aku sedang sendiriKarena hanya dirimulah tempatku mencurahkan segala isi hatiIbu..Maafkanlah aku disaat engkau masih ada aku belum bisa membahagiakanmuMaafkanlah aku anakmu ini yang selalu merepotkanmuMaafkanlah aku anakmu ini yang banyak salah dan dosa padamuMaafkanlah aku ibu karena aku yang selalu bersandar dibahumuIbu..Kini dirimu sudah tidur tenang dipangkuan Illahi RobbySemoga disana ibu bahagia ditemani bidadariKarena dirimu sampai dunia ini berakhir takkan tergantiKasih sayangmu dan perhatianmu tidak ternilaiIbu...Terima kasihku padamu tidak akan pernah habisKarena curahan kasihmu padaku tidak akan terkikisKarena kasih sayangmu begitu tulus tidak terhentiMeskipun dalam keadaan appun dirimu selalu setia mendampingiIbu..Semoga suatu saat nanti kita bisa bertemu kembaliKenanganmu akan senantiasa terpatri dihatiKarena dirimu aku tetap kuat sampai sekarang iniKarena dukunganmu aku tegar menghadapi cobaan yang menghampiriIbu...Terima kasih..Terima kasih..Terima kasih..terima kasihku tak terhingga padamu ibuHanya ucapan terima kasih yang bisa aku berikan padamu wahai ibuku sang penerang jiwakuBaca juga puisi sedih untuk ibu dan ayahSAJAK SAJAK KAMBOJAOleh Putrie AdityaKau agendaku IbuLaksana halaman bukuTempat di mana mengaduPada luas lembar kertasmuSegunduk tanah tak lagi basahTermakan waktu tak lagi merahTak jua hilang aroma darahSepanjang singgahku berziarahKau yang aku tuhankanTinggalkan wangi ribuan pesanBahu kautumpu satu permintaanDikala berat kuterima kenyataanKelopak mawar telah menghitamSaksi tangis duka nan dalamTegak tegar resahku tertikamRingan hati tinggalkan kelamPusara nisan dan kenangaMenjadi bayang langkah ke manaLekat pesan berkias kataDalam sajak-sajak kambojaTUAH PUSAKAKarya IyantKatrox Tobat'sWaktu bergulir menyusutkan usia dari jiwaSeolah mengundang keabadian, menjemputmu dari fana Tuhan telah mengutuskan pertandanya pada guratan garis rapuh ragamu yang kian merenta, hingga waktu, hela nafas pun ...Ketiadaanmu adalah gerhana paling gulita, manakala langit harapku meminta sandaran, dari ketulusikhlasan kasihmu yang apalah daya, semua berubah dan berganti menjadi riak bandang di sudut kala itu, bak memutus seluruh asa dan aku tak pernah menyangkal apa yang telah menjadi suratan aku sadar batas mampuku, akupun sadar inilah kepastian dari hakikat engkau dalam pangkuan kasih sang maha cinta, pemilik syurga terus kuhela pinta pada tiap hembusan nafasku, tempat paling mulia penuh aroma wewangian ...Sewindu sudah kulalui hidup tanpamu, tanpa elusan lembut pancar pancasona percayalah, hingga hari ini, amanah yang kau rejamkan dijantungku tak pernah sedikitpun tuah kalimatmu terus rekat tersemat menjadi azimat, menjadi perisai pusaka penampik ribuan hujat bara akan terus menjadi selimut pelindungku dari dingin salju kedengkian yang mereka ...Lihat aku, tersenyumlah ...Aku masih berdiri tegak, meski seribu sembilu takkan menyerah walau harus bersimbah darah, sebagaimana kau ajarkan aku arti sujud diatas hamparan lelah ku dayungkan biduk harapan penuh bunga lantunan hijaiyah yang sering kau dendangkan kala menimangku dalam terus benderang langit pusaramu, berkilau cahaya tanpa gerhana. Semoga ...Baca juga Kumpulan Puisi Merindukan Kasih Sayang IbuPuisi Untuk Ibu Tercinta yang Telah TiadaOleh NNIbu..Sekarang aku jauh darimuSekarang aku harus belajar hidup tanpamu..Kini tak ada lagi belaian kasih sayangmuTak ada lagi kudengar suara lembutmuSemenjak kepergian ibu sepi rasanya dunia iniAku seperti tak punya tujuan hidup lagiAku disini selalu termenung sendiriMengingat kebersamaan sama ibuMengingat akan candamu dan keluh kesahmu..Aku sangat merindukanmu ibu..Aku tak bisa hidup tanpa ibuAku masih butuh ibu disiniAku ingin bersama ibu lebih lama lagiTapi aku akan coba mengikhlaskan kepergian ibuKarna memang takdir tak bisa kita lawanAku ikhlas supaya ibu disana tenang..Hatiku sedih rasanya mengingat tingkah lakuku yang selalu buat ibu marahIngin rasany aku mengulang waktu aku ingin selalu bahagiakan ibu..Maafkan aku ibu sampai kau telah tiadaAku belum sempat membahagiakan dirimuAku belum sempat mewujudkan keinginan ibu yg katanya ingin pergi ke mekah..Disini aku akan selalu berdoa untuk ibu supaya ibu di tempatkan di Surga nya Allah bersama denganorang-orang yang beriman, selalu kudoakan yang terbaik untukmu ibu, karna inilah yang bisa kulakukan..Ibu semoga kita bisa bertemu lagiBagiku kau tak kan pernah tergantikanAkan kuingat kau selalu ibuAku sayang banget sama ibuDemikianlah Kumpulan puisi paling sedih untuk ibu yang telah tiada, baca juga puisi sedih ayah yang telah tiada dihalaman lain blog ini, semoga puisi sedih untuk ibu yang diupdate diatas dapat mengihubur bagi pembaca yang mungkin saat ini sedang dalam kesedihan karena Ibu.
Ilustrasi puisi tentang ayah yang sudah meninggal. Foto Getty Images/ibnjaafar Jakarta - Membaca puisi tentang ayah yang sudah meninggal bisa menjadi salah satu momen mengenang kembali sosoknya yang penuh cinta. Di bawah ini ada kumpulan puisi tentang ayah yang sudah merupakan pria hebat yang menjadi panutan, karena sikapnya yang tegas, hangat, pekerja keras dan penuh kasih sayang. Setiap anak tentu merasa sangat kehilangan dan sedih ketika sang ayah berpulang ke sisi sedikit dari mereka pasti ingin mengingat kembali semua kenangan indah yang dimiliki tentang ayah. Puisi tentang ayah yang sudah meninggal ini mungkin bisa mewakili kerinduanmu dan mengungkapkan betapa pentingnya dirinya. Berikut Ini Kumpulan Puisi tentang Ayah yang Sudah Meninggal1. Yang Tidak PergiKarya AnonimRaga dan jiwa mungkin pergiTapi cinta kita tidak pergiSayang kita tidak pernah pergiAda selalu di dalam hatiCinta kami untuk ayahCinta yang akan selalu bersemiSayang kami untuk ayahSayang yang tiada berhentiAyah tidak pernah pergiKarena cinta dan sayang iniAyah selalu ada bagi kamiDi dalam Puisi tentang Ayah yang Sudah MeninggalKarya Widya SEOAyah . .Tak terasa begitu cepat waktu berlaluKerinduanku akan masa kecil bersamamuKini hanya bisa ku kenang, tak kan lagi terulangMeskipun kini kau jauh disanaAku yakin kau akan bahagiaHanya do'a yang dapat kuberikan padamu kiniSemoga apa yang telah kau berikan padaku, dapat menjadi contohSemoga aku menjadi pribadi yang sepertimu, tegas, berwawasan, dan berjiwa kasihAku rindu padamu yah.!!Masih terasa goresan luka kepergianmuMasih membayang kenangan indah masalalumuKini semua benar - benar telah berlaluSedih ini bercampur piluTangis ini bercampur rinduSesungguhnya aku ...Masih butuh kasih sayangmuMasih ingin dipelukanmuNamun... apalah dayakuKini ku hanya bisa memandang nisanmuMengenang jasa dan kebaikanmuMenuruti semua nasihatmuAyahDo'a ku ini mengiringi perjalananmuSemoga Tuhan mengampuni dosa - dosamuSemoga Tuhan menerima amal ibadahmuDan semoga tempat yang layak ditujukan untukmuAku... slalu Selalu di HatiKarya AnonimKini kita tidak lagi berada di dunia yang samaKita terpisah ruang dan waktuKita tidak lagi bisa bertatap mukaDan aku hanya bisa menatapmu dari foto sajaTak kan pernah ada yang berubahSejauh apapun engkau pergi, ayahAyah adalah pengukir jiwa kamiAyah akan selalu ada di hati kamiEngkau adalah pahlawan untuk hidup kamiEngkau adalah cahaya untuk hidup kamiEngkau adalah pelita untuk hidup kamiEngkau akan selalu ada di hati kamiKami tidak akan terlalu larut larut bersedihDoa kami selalu untuk ayahDoa kami untuk kebahagiaan ayah di surgaDoa kami agar ayah tenang di Lelaki terhebatLelaki yang telah terbaring itu ayahkuDia adalah lelaki terhebat yang pernah kukenalDia adalah lelaki terbaik yang mengayomikuTak pernah mengeluh meski sakit kadang dirasaLelaki terhebat itu adalah ayahkuDia adalah sosok lelaki sederhanaDia adalah sosok yang cerdasDia adalah tumpuan dimana kaki kamiLelaki yang telah terbaring disanaIa adalah ayahku yang terhebatIa tidak akan membiarkanku terlukaIa akan selalu mendampingikuLelaki yang telah terbaring di sanaLelaki yang telah berisitirahat kekuatan darimu membuatku selalu bertahanSemoga cintamu mengilhami hidupkuNasehatmu takkan kulupaSegala petuah hidup yang kusimpanLelaki terhebat itu adalah ayahkuYang terbaik di dunia KerinduanKarya Niki Ayu AngginiAyah dimana engkau beradaDi sini aku merindukanmu menginginkan untuk berjumpaMerindukan akan belaianmuKasih sayangmu selalu ku rinduEngkau selalu hadir di mimpiMimpi yang begitu nyata bagikuMenginginkan engkau untuk kembaliAku selalu mengharapkan engkau hadirMenemani aku setiap hariMenemani masa pertumbuhanku iniAku tumbuh menjadi besarTanpa engkau di sisikuTanpa engkau yang menemani Puisi tentang Ayah yang Sudah MeninggalKarya Lee RisarAyah apa kabar?Tahukah ayah bahwa aku sekarang merindukanmu?Bahkan sangat kepergianmu ibu sering menangisTetapi kadang-kadang ia menyembunyikan air pun berusaha kuatAgar aku pun kuat tahu ibu melakukannya untuk aku, Dan saat-saat seperti itulah kami saling berpelukanSeolah saling menyembuhkan lukaDan mengobati rasa sakit yang perihnya menusuk-nusuk hati Seperti onak duri yang masih tertancap dalam dagingIbu kadang bertanya sudah makan?Tetapi sambil membendung air matanyaYang sesekali merembes dan bisa merasakanBetapa ibu sangat kehilanganmu ayah,Sama sepertikuAyah...Mengapa begitu cepat meninggalkan kami?7. Getar malam rindukuKarya Eko Putra NgudidaharjoIngin kugali gundukan ituDan mencabut papan nama setiap dukakuBiarlah nafasku memeluk tentangmuPuisi-puisi gelap menimangkuSajak berair mata merangkulkuDan merambatkan tiap ratap di sekitar gelapSeolah kau utus jangkrik untuk memejamkan lelahkuNyanyi cerita tentang dahaga merinduSeolah kau titipkan restumuLewat dingin malam menyuapMantra-mantra penghapus basah tatapkuTiap dendang lantun macapat mengiring senduSeperti suara hati yang tersampaikan padakuBahkan suara gitar berbeda saat angankuMenuju kenangmuGetar yang memancar melahirkan syairBak pujangga berlaguIni untukmu,Itu buatmu,Dan do'a sebagai baktikuMiss you Titip Rindu buat AyahKarya Srifatmawaty TimumuKu tak dapat menghantarkan mendung turut berdukaSemua riuh rendah mengingat amal kebaikanmuAyah,Di bawah nisan dan kamboja iniAku tertundukKujatuhkan air mata untukmuAyah,Kau yang mengajarkan aku tentang arti kehidupanKau yang mengajarkan aku menghargai sesamaKini ayah pergi, Pergi untuk selamanyaTuhan,Jika boleh aku bertemu ayahKu ingin memeluknya dengan penuh rasa kasih sayangTuhan,Kutahu semua itu takkan pernah terjadiTapi, aku hanya dapat berkata kepada-Mu9. KehilanganKarya Desi MaylaniAyah,Kehilanganmu seperti aku kehilangan duniaSeperti aku kehilangan seluruh dayaSeperti aku kehilangan separuh jiwaAyah,Dari keringatmu aku hidupDari tanganmu aku makan dan minumDari nasehatmu aku menjadi manusiaAyah,Kepergianmu memukul hatikuKepergianmu mencabik jiwakuKepergianmu meruntuhkankuAyah,Semoga engkau berbahagia di sanaSemoga engkau tenang di surga-NyaSemoga amalanmu diterima Perginya DirimuKarya Muzdalifah AgustinaTak ada kata yang pantas terucapkanHanya derai bening yang selalu bercucuranMembayangkan segala kenanganTeringat akan semua kebersamaanWalau ucapmu terkadang pahitSentakmu buatku sakitNamun kan ku coba tuk bangkitTak peduli itu mudah ataupun sulitKeluh kesah selalu kau sembunyikanKau simpan dalam sebuah senyumanApapun yang kau rahasiakanAku selalu bisa merasakanItu dahulu,Saat kau masih bersamakuBanyak hal yang buatku maluMalu karna telah menyia-nyiakanmuKini hanya sesal yang tersisa di jiwaIngin sekali aku mengulang semuaJika Tuhan mengizinkannyaAku takan lagi buatmu kecewaAndai Tuhan beritahu akuBahwa Ia akan mengambil ayah lebih duluMungkin aku takan lakukan ituKan ku buat dia bahagia karna beberapa puisi tentang ayah yang sudah meninggal. Semoga bisa mengingatkan kembali akan sosoknya yang penuh kekaguman. Simak Video "Puisi untuk Putin, Artis Annalynne McCord Jadi Sorotan Netizen" [GambasVideo 20detik] eny/eny
Puisi Doa Untuk Ibu yang Sudah Meninggal – Puisi Doa Untuk Ibu berikut ini sangat menyentuh hati dan bikin kangen, terutama bagi kalian yang telah ditinggal ibu selama-selamanya. Teriring doa, semoga kehidupan para Ibu selalu diberkahi, dan bagi yang telah meninggal ditempatkan pada sisi yang terbaik oleh Tuhan Yang Maha Esa. Selamat menyimak! PUISI DOA UNTUK IBUAbout Author haidunia Doa Untuk Ibu Puisi Mutia Fitriyani Aku tak tau apa yang harus ku lakukan tanpa dia Dia yang selalu mengerti aku Dia yang tak pernah letih menasehati ku Dia yang selalu menemani Dia lah Ibu Orang yang selalu menjagaku Tanpa dia aku merasa hampa hidup di dunia ini Tanpa nya aku bukanlah apa-apa Aku hanya seorang manusia lemah Yang membutuhkan kekuatan Kekuatan cinta kasih dari ibu Kekuatan yang lebih dari apapun Engkau sangat berharga bagiku Walaupun engkau selalu memarahiku Aku tau Itu bentuk perhatian dari mu Itu menandakan kau peduli denganku Ya Allah,, Berikanlah kesehatan pada ibuku Panjangkan lah umur nya Aku ingin membahagiakan nya Sebelum aku atau dia tiada Terimakasih Ibu Atas apa yang telah kau berikan padaku Aku akan selalu menyanyangimu IBU Puisi Richard Fernando Putra Bela Ibu kau mengandung 9 bulan sampai engkau melahirkan ku dengan susah paya engkau merawat ku sampai aku tumbuh besar engkau juga merawat ku tanpa pamrih dan engkau juga merawat ku dengan penuh kasih sayang Ibu kau mengajari ku berjalan sampai aku bisa berjalan engkau juga mengajari ku berbicara sampai aku bisa Ibu kau bagaikan malaikat ku di kala aku sedih engkau selalu ada untuk menghibur ku Ibu.. aku juga merasa engkaulah pahlawan ku setiap aku kesusahan engkau selalu ada untuk membantu ku Ibu… bekerja keras untuk menafkahi ku ibu… terima kasih atas pengorbananmu yang engkau berikan kepada ku Ibu… JASA TAK TERLUPAKAN Puisi Patma Ibu… kau membimbing ku selama satu tahun kau begitu baik pada ku walaupun aku suka marah-marah Ibu…. kau begitu ceria dan rajin dari pada guru yang lain ibu… kau yang pintar,baik,ramah,cantik,dan sopan Ibu… kalau aku membuat salah tolong maafkan aku karena aku cuma kesal karna aku selalu diejek Ibu… kalau aku lagi sedih kau menghibur aku kalau aku lagi kesal kau menghibur ku Ibu… terimakasih atas jasa-jasamu jika aku masih sempat bertemu dengan ibu aku sangat ingin memeluk ibu MALAIKAT DI DUNIA Puisi Nanda La Putra Walau hari ini bukan hari ibu,, Tetap kan ku ucap kata I love you Mah Karena engkau pelita dalam kegelapan ku Dan karna engkau malaikat ku di dunia ini Kasihmu,cintamu, pelukan mu, dekapan mu Bahkan kemarahan mu!!! Itu semua untuk kebaikan ku I love you Mah Aku sayang mama Sampai Kapanpun…. TANGISAN MATA BUNDA Puisi Monika Sebentina Dalam Senyum mu kau sembunyikan letih mu Derita siang dan malam menimpa mu tak sedetik pun menghentikan langkah mu Untuk bisa Memberi harapan baru bagi ku Seonggok cacian selalu menghampiri mu secerah hinaan tak perduli bagi mu selalu kau teruskan langkah untuk masa depan ku mencari harapan baru lagi bagi anak mu Bukan setumpuk Emas yang kau harapkan dalam kesuksesan ku bukan gulungan uang yang kau minta dalam keberhasilan ku bukan juga sebatang perunggu dalam kemenangan ku tapi keinginan hati mu membahagiakan aku Dan yang selalu kau berkata pada ku Aku menyayangi mu sekarang dan waktu aku tak lagi bersama mu aku menyayangi mu anak ku dengan ketulusan hati ku IBU Surdayanti Rukamana Ibu kini sekarang ku sudah tumbuh dewasa Tumbuh menjadi anak kebanggaan ibu, tumbuh menjadi anak cerewet ibu, tumbuh menjadi putri ibu yang sangat ibu bangga-banggakan. Sekarang umurmu sudah bertambah tua,satu persatu rambut putih mu sudah tumbuh, badan mu yang dulu tegak lurus kini sekarang sudah membungkuk, wajahmu yang dulu kini sekarang berbeda. Akankah ibu selalu ada disamping ku di setiap aku membutuhkan mu, akan kah ibu selalu mengusap air mataku disaat aku menangis Ibu engkaulah wanita yang selalu ku puja selama hidupku, maafkan anakmu ini jika ada salah, pengorbananmu tanpa balas jasa. Seperti Asa Dan Mimpi-Mimpimu Karya Humaidi M. Jiko Seketika cahaya itu mengusik nyenyak, pejamanpun tak lagi erat Aku terbangun dan mengintai alunan nada hari baru yang merdu Seindah embun dan kicauan itu Hati pun mulai pilu Menatap suasana seperti kala lalu Namun keadaan tak lagi begitu Dari jendela ruang kecil yang kini meneduhku Wajah yang kusam ini pun terpaku, menatap jarak yang begitu jauh Memisahkan aku dan pelipur hidupku Ibu “bagaimana kabarmu?” Dalam sendu aku merindu Bersama dedaunan yang mulai jatuh Iringi hembusan angin menyambut pagi Kini aku tak lagi bersamamu Tuntutan hidup, impian dan asamu memaksa ku jauh Jauh dari dekapmu, jauh dari belaimu Ibu Ku rindu pangkuanmu Ku merindu manja mu Cengeng di hadapan mu Ku rindu belai kasihmu Kini dunia mulai mengajak ku dewasa Seperti asa dan mimpi-mimpimu Yang mengalir terus di tiap do’a-do’a mu Mungkin jasamu tak akan sanggup kubalas Tapi sedikit tersimpul niat di benakku Bahwa kelak Akan ku buat pipimu basah tangis bahagia Nan tersenyum bangga Menatap, menyaksikan anakmu ini Berdiri di hadapan para hadirin nan berseragam toga Kemudian engkau datang menghampiri ku nan memeluk ku erat Dengan senyum penuh duka bahagia bangga Dan mataku pun berkaca-kaca Seperti asa dan mimpi-mimpimu Seperti asa dan mimpi-mimpimu Ibu IBU Karya Khadijah Lubis Begitu besar jasa mu Tiada pernah kau mengeluh Siang dan malam kau selalu mejaga ku Ibu Dalam doa mu tiada henti Kau memohon agar aku menjadi anak yang berguna dalam menjalani hidup Ibu hanya ucapan terima kasih yang dapat ku ucapkan pada mu semoga aku dapat membahagiakan mu About Author Post Views 12,272 Related postsPuisi Roman Picisan Tentang Sahabat, Rindu dan CintaBetapa Debu Serial Puisi Penyejuk Hati Bag 2Aku Dimana Serial Puisi Penyejuk Hati Bag 1Rantau Serial Puisi Pengobat Rindu Di Kala Jauh
puisi buat orang meninggal